Sejak kemunculannya dalam industri musik, Alt-J telah menjadi sebuah anomali yang cukup sukses berkarir dengan musiknya yang terdengar tidak biasa. Jika sebelumnya Alt-J dikenal sebagai sebuah interpretasi yang mudah dipahami bila disandingkan dengan unit-unit semacam Radiohead, Foals, dan Grizzly Bear. Untuk album Relaxer, ketiga pria ini memutuskan dan menantang diri mereka untuk memperluas warna musiknya di balik sebuah “ketermenungan” yang telah menjadi karakter mereka di era awal. Relaxer hanya memiliki delapan lagu dan berdurasi sekitar 39 menit, ini adalah album terpendek yang pernah mereka rilis. Dan sangat disayangkan bahwa album ini tidak terlalu terarah dan terfokus seperti dua rilisan sebelumnya. Setiap trek dalam album ini mencoba menawarkan warna yang berbeda, sebuah pendekatan yang cukup bagus namun tidak memiliki eksekusi yang menarik. Relaxer, mungkin bukanlah sebuah album yang mampu untuk disandingkan dengan dua rilisan mereka sebelumnya, namun keberanian Alt-J dalam mengambil resiko untuk bereksplorasi dalam album ini harus di apresiasi. (YS)