Era perkembangan ranah musik independen di Bali Semakin hari semakin berkembang, hal ini diikuti dengan banyak bermunculannya band-band baru dengan warna musik yang beragam dan memiliki kualitas yang mungkin lebih baik dari kualitas band-band pasaran yang bernaung di bawah major label saat ini. Bahkan bisa dikatakan band-band baru tersebut memiliki bakat-bakat musik yang bisa menembus pasar internasional. Dari banyaknya pendatang baru yang hadir mewarnai gegap gempita skena musik di Bali ada satu nama yang patut untuk disimak, mereka adalah Manjă. Terhitung sebagai grup musik anyar — baru resmi berdiri pada Januari 2017 — Manjă sejatinya bukanlah anak kemarin sore. Kelompok berformat trio ini bisa dibilang sosok yang telah lumayan malang melintang di blantika musik Bali. Kakak beradik Nick dan Mark merupakan personel The Mangrooves, band reggae yang cukup punya nama di Bali serta pernah masuk 2 nominasi Anugerah Musik Indonesia setahun lalu. Sementara James sempat memperdalam teori musik di Sydney, Australia, selama 2 tahun serta belasan bulan rutin menyanyi di seputaran Bali.

Mencampur banyak genre macam alternative, psychedelic, indie rock, dan prog rock, Manjă agak bingung jika diminta menyebutkan apa genre yang diusung. “Sebut saja Alternative Pop/Rock, biar spesifikasinya lebih lebar,” kata James yang bertanggung jawab di departemen vokal dan gitar pengiring. Nama Manjă sendiri dipilih dengan alasan sederhana: mudah disebut, gampang diingat. Namun jika bicara etimologi serta filosofi di baliknya, Manjă berasal dari Bahasa Hindi yang diadopsi ke dalam Bahasa Inggris yang berarti benang gelasan yang biasa digunakan dalam lomba layang-layang. Ini dimaknai sebagai simbol penghubung antara manusia dengan mimpi atau angan-angannya yang bebas merdeka terbang di angkasa.

Seperti para musisi indie umumnya yang memiliki idealisme dalam berkarya. Manjă ingin berkreasi sesuai keinginan tanpa perlu ragu akan kontrol dari label-label rekaman besar, baik dari apa yang ingin dikenakan di atas panggung maupun tema lagu yang cinta melulu. Manjă ingin menciptakan musik yang menginspirasi kancah berkesenian di Indonesia, agar think outside of the box. Sejauh ini Manjă telah memiliki 7 karya sendiri yang telah dinyanyikan saat manggung. Dan prioritas mereka sekarang ini masih hendak memperbanyak jam terbang seraya menulis lagu, membuahkan komposisi baru sebanyak-banyaknya. Ketika dirasa telah siap dan matang barulah mereka masuk studio rekaman.  (YS)

Instagram : www.instagram.com/wearemanja