Band yang membawakan nuansa 60-an, Indische Party, mengumumkan rencana mereka melakukan tur ke mancanegara, dengan tujuan Malaysia, Inggris dan Belgia, dalam rangkaian Analog Tour 2017sepanjang Oktober 2017.

Band yang beranggotakan Japs Shadiq (vokal), Jacobus Dimas (bass), Kubil Idris (gitar), dan Tika Pramesti (drum) akan memulai tur itu di ATAS by Bijan FX, Petaling Jaya, Malaysia, Jumat (13/10), demikian keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa. Di Negeri Jiran, Indische Party akan tampil bersama dengan unit indie rock Malaysia, Da Vagabonds, yang dimotori Noh Salleh.
Lantas pentas mereka dilanjutkan di Rich Mix Cultural Foundation, London, Inggris pada 20 Oktober 2017 dan Les Brigittines, Brussels, Belgia, sehari berselang. Kedatangan Indische Party di dua panggung Eropa itu memenuhi undangan Europalia Arts Festival, sebuah festival seni internasional dwitahunan yang digelar di Belgia dan beberapa negara sekitarnya. Dua konser di Eropa tersebut, Indische Party akan bermain dalam tema“Indonesian 60’s & 70’s Night” dan ditemani oleh David Tarigan yang akan membawakan musik-musik Indonesia melalui piringan hitam. Selain itu, Indische Party akan bermain bersama band tribute untuk Dara Puspita bernama Flower Girls.
Terbentuk di Institut Kesenian Jakarta pada 2011, Indische Party telah melepas album penuh perdana Indische Party (2013), album mini On Vacation (2016) yang direkam di studio legendaris Abbey Road, London, Inggris, dan album penuh kedua, Analog (2016).
Berikut jadwal “Analog Tour 2017” Indische Party:
 
13 Oktober – ATAS by Bijan FX, Petaling Jaya, Malaysia
20 Oktober – Rich Mix Cultural Foundation, London, Inggris
21 Oktober – Les Brigittines, Brussels, Belgia