Siapa sih yang nggak suka musik Post-hardcore jaman sekarang? Genre ini adalah salah satu genre yang populer di kalangan remaja Indonesia. Sejak pertama kali masuk ke Indonesia di era 2000an awal, geliat musik post hardcore di Indonesia semakin menunjukkan konsistensinya dengan banyak memunculkan band-band yang mulai mendapat perhatian khalayak. Meskipun luput dari layar kaca, perkembangan musik ini di Indonesia berhasil melesat lewat jalur lain, yaitu media sosial dan dari panggung ke panggung. Banyaknya band yang konsisten berkarir dalam ranah musik ini menjadi sebuah jawaban dari stereotipe yang sempat muncul di awal 2000an bahwa musik ini menjadi popular hanya karena tren semata. Pun begitu, hingga detik ini scene musik post harcore masih bisa bernafas lega dengan banyaknya peminat dan band-band bagus yang masih tetap berjuang dalam pergulatan musik ini. Dari banyaknya kelompok yang hadir, ada satu nama baru dari sebuah kota yang jarang terekspos dan masuk dalam radar pada ranah musik ini. Mereka adalah Slap It Out, kelompok musik asal kota Palangkaraya yang mantap untuk berkarir dalam ranah musik ini.

Dibentuk tujuh tahun lalu bertepatan dengan perayaan hari kasih sayang, Slap It Out yang kini digawangi oleh Ical (Vokal), Abong (Gitar), Zaidi (Gitar), Ifin (Bass), dan Renold (Drum) memainkan warna musik post hardcore dengan banyak nuansa ambient dalam musiknya. Meski selama beberapa tahun terakhir mengalami bongkar pasang personel, Slap It Out masih tetap konsisten dengan warna musik yang mereka tawarkan sejak mereka resmi dibentuk. Setelah merasakan pahit manisnya berjuang sebagai band mandiri di daerah yang jarang terekspos oleh media selama 6 tahun. Slap It Out berinisiatif untuk merubah pandangan masyarakat luar terhadap scene musik kota Palangkaraya. Dengan semangat dan keinginan untuk “didengar”, Slap It Out merilis album perdananya yang bertajuk “A Thousand Fairytale“ pada tanggal 25 september 2016 lalu, dengan mengambil tema tentang kehidupan dan curahan hati para personil, album ini menjadi pertaruhan Slap It Out untuk melangkah lebih jauh sebagai musisi tanah borneo.

Paska perilisan debut album tersebut, Slap It Out mendapatkan banyak apresiasi yang positif dari para penikmat musik di Indonesia. Dengan hadirnya album tersebut Slap It Out semakin melebarkan sayapnya untuk menjajal panggung-panggung dalam acara musik bergengsi di luar Kalimantan, salah satunya adalah festival metal terbesar di asia tenggara yaitu HAMMERSONIC FEST 2017. Perlahan tapi pasti band asal tanah borneo ini menjadi salah satu band yang mulai diperhitungkan di kancah musik Indonesia. “A Thousand Fairytale’” saat ini sudah tersedia di berbagai media platforms seperti Spotify, iTunes, Amazon dll. dan juga tentunya rilisan fisik. So, buat kalian yang memang suka dengan warna musik seperti ini, silahkan disimak karya-karya dari Slap It Out. (YS)