Bukan Endank Soekamti namanya jika tidak membuat gebrakan baru yang juga terdengar gila! Pada Kamis (9/11/2017), grup yang terdiri dari Erix, Dory dan Tony itu merilis album berjudul Salam Indonesia. Album tersebut diproduksi dalam kurun waktu satu bulan (Mei-Juni 2017) di Papua. Selama satu bulan, Endank Soekamti berkeliling Papua, dari daerah Raja Ampat ke Manokwari. Mereka tinggal di atas kapal bergaya pinisi dan membawa seluruh peralatan rekaman. Proses rekaman dan penulisan lagu dilakukan di atas kapal itu.

Ini bukan kali pertama Endank Soekamti membuat konsep rekaman luar ruangan di tengah alam terbuka. Pada 2015 mereka merekam album Soekamti Day di sebuah pulau bernama Gili Sudak. Album ini sekaligus album pertama Endank Soekamti tanpa drummer Ari dalam 16 tahun perjalanan mereka. Ari sang drummer memilih hengkang dari grup asal Yogyakarta ini pada tahun 2016.

Seperti album-album sebelumnya, album kedelapan mereka ini juga dirilis dalam paket eksklusif atau box set. Box set reguler dijual seharga Rp350 ribu dengan isi CD, DVD, buku Soekamti Goes to Papua, kaus, sertifikat kepemilikan dan bandana. Sedankan box set premium dijual seharga Rp600 ribu, dengan tambahan buku foto proses produksi album selama di Papua, kacamata dan kemasan box kayu yang terukir nama pembeli. Saat ini mereka telah berhasil mejual 1.250 box set itu.