Menyusul kepopulerannya, serial baru Netflix Dark telah diumumkan secara resmi akan berlanjut ke musim kedua. Menurut laporan Variety, keputusan ini diambil berdasar dari perolehan Dark sebagai salah satu acara non-bahasa Inggris yang paling banyak ditonton secara global. Drama semi-supernatural itu disebut menguasai tontonan yang tayang lewat layanan streaming. Bahkan ia disebut menyaingi serial andalan Netflix lainnya, yakni Stranger Things. 

Serial ini pertama kali ditayangkan di Festival Film Toronto 2017 dan diluncurkan di Netflix bulan ini. Mengambil lokasi syuting di kota Winden, Jerman, kisah ini bercerita tentang peristiwa lenyapnya anak-anak di masa kini dan 33 tahun silam, kehidupan ganda dan hancurnya hubungan di antara empat keluarga, serta apa yang terjadi di kota Winden selama ini. Sebuah elemen supernatural muncul dan berkaitan dengan kejadian dari generasi sebelumnya. Dark diciptakan oleh Baran bo Odar dan Jantje Friese. Keduanya turut menjabat sebagai produser eksekutif bersama dengan Luegenbiehl, Erik Barmack, Quirin Berg, Amanda Krentzman, dan Justyna Musch. Atas kepopuleran serial ini, Odar dan Friese mengaku sempat merasa terbebani sekaligus senang dengan respon penggemar.