Sukses dengan dua album terdahulu, kelompok musik rock Kelompok Penerbang Roket (KPR) siap merilis karya album mini baru bertajuk Galaksi Palapa. Dalam proses pembuatan album mini tersebut, KPR merilis film dokumenter Menuju Galaksi Palapa. Film dokumenter ini menggandeng sutradara asal Medan, Hasbi Sipatuhar. Studio Musik Musica’s Studio di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi latar tempat pengambilan gambar ketika KPR melakukan proses rekaman album Galaksi Palapa.

Ini bukan bidang baru bagi pria asal Medan tersebut. Hasbi Sipatuhar sebelumnya sempat mengerjakan proyek dokumenter tur grup musik The Sigit di Australia. Ia juga mengerjakan Raba Cakrawala, dokumenter tentang skater di Indonesia. Film pendek dokumenter Menuju Galaksi Palapa rencananya perdana dilepas resmi pada Senin, 16 April 2018 di CGV Cinemas, Grand Indonesia, Jakarta. Film tersebut akan diputar di sembilan kota di Indonesia antara lain, Jakarta (16 April 2018), Balikpapan (18 April 2018), Depok (20 April 2018), Yogyakarta (24 April 2018), Surabaya (26 April 2018), Bekasi (1 Mei 2018), Makassar (3 Mei 2018), Medan (8 Mei 2018), Palembang (10 Mei 2018), dan Bandung (14 Mei 2018).

Kelompok Penerbang Roket saat ini masih digawangi oleh John Paul Patton alias Coki (pemain bas dan vokal utama), Rey Marshall (gitaris dan vokal latar), dan I Gusti Gede Vikranta (penabuh drum dan vokal latar). Pada 2015 lalu, kelompok ini sukses merilis dua album sekaligus, Teriakan Bocah dan HAAI. Perilisan album itu hanya berjarak sekitar dua bulan dan semakin melejitkan nama KPR dikenal seantero nusantara dengan warna musik rock 70’an.