Setelah sukses merilis video klip single Behold, A Shattered Enchantment yang diproduseri oleh Yudhabrit dengan talent Ichidilaga, LKTDOV akhirnya resmi merilis mini album self titled mereka. Extended Play berisi 3 lagu baru ini dirilis dalam format piringan hitam 7” sejumlah 150 keping. Kolektif nggerus asal Yogyakarta yang merilis single di hari Valentine lalu ini merekam semua materi-nya di Watctower studio yang dikenal sebagai kawah candradimuka bagi beberapa rilisan band berbahaya semisal Cloudburst, Warmouth, Deadly Weapon dan LeftyFish. Diproduseri oleh I Made Dharma (Warmouth, Deadly Weapon, Annie Hall), nuansa komposisi di album ini terdengar lebih gelap, berat dan raw dibanding rilisan sebelumnya, All We Have Left Is A Memory Of Yesterday (Samstrong Records, 2015).

Crimson Waves Upon Tangerine Dream membuka sisi pertama dengan instrumentalia PostRock yang ringkas sepanjang 2 menitan. Track kedua di sisi pertama, Risau! A Reqieum of Fetid Nerve Souls, terdengar rancak selayaknya perpaduan Post Hardcore dan Rock N’ Roll. Sementara di sisi kedua, Behold, A Shattered Enchantment (feat. Dea Karina), menjadi komposisi epic nan sendu yang menggabungkan musik Skramz (90’s Screamo) dengan aroma PostRock.

Rilisan band yang digawangi oleh Indra Menus (vokal), Made Dharma (gitar), Wisang (gitar), Okta (bass) dan Yudha “Bogex” (drum) ini dirilis secara bersama-sama oleh Relamati Records, Samstrong Records dan Tomat Records. Sementara itu Royal Yawns, Otakotor Records, Abstract Production, Belantara 22 Records dan Alpha Omega bertindak sebagai distributor. Rilisan dengan artwork hewan kijang sedih garapan Yogi Obluda ini akan tersedia seharga Rp. 150.000 di gelaran Records Store Day kota Yogyakarta, Solo, Bandung, Jakarta dan Tangerang.

Photo: Aditya Adam