Dua tahun lewat sejak unit hardcore punk asal Bumi Sriwijaya, Palembang, DÈTENTIONmerilis album pertamanya ‘Youth Detention Program for Reckless Teenagers’ (2016, Rimauman Music/Necros Records/Resting Hell). Dan di kuartal terakhir tahun 2018 ini DÈTENTION. kembali dengan amunisi baru yaitu lagu berjudul “Cult of Delusionaries”. Masih berkutat dengan isu sosio politikal lagu baru dari band yang menerapkan etos DIY dalam geraknya sebagai band itu menyoroti fenomena gerakan keagamaan sektarian fanatik yang menjadi salah satu dinamika dan problematika politik dunia kontemporer yang kerap berujung dengan konflik yang tak lagi mengindahkan nilai-nilai kemanusiaan.

Lagu itu sendiri adalah bagian dari album kedua DÈTENTION. yang berjudul ‘Lullabies for A Broken World’ yang akan segera dirilis pada bulan Oktober/November 2018 oleh Rimauman Music, Necros Records dan Resting Hell. Dibentuk pada awal 2016 lalu, DÈTENTION yang digawangi Rian Pelor (Vokal), Jaya Sempurna (Gitar) dan Kenji Error (Drum) memainkan style raw punk-rock yang bising dan penuh dengan disonansi ala Cursed atau Trash Talk, yang kemudian berguru pada sesepuh “weird punk-rock” macam Mr. Epp and The Calculations, Fang, Void dan Flipper. Stream/download lagu “Cult of Delusionaries” dibawah ini.