Ada kabar gembira nih buat para Outsiders dan Lady Rose, sebutan penggemar Superman Is Dead (SID). Trio punk asal Kuta Bali ini telah merilis album penuh kesembilan bertajuk “Tiga Perompak Senja”, Jumat (9/11). Dirilis melalui hasil kerja sama dengan perusahan rekaman Sony Music Entertainment Indonesia, album ini akan tersedia di semua platform musik digital iTunes/Apple Music, Spotify, Joox, dan lainnya.



Menurut Jerinx album ‘Tiga Perompak Senja’ merupakan momentum untuk merayakan kembali masa Superman Is Dead periode 2001-2005. “Kami akan sedikit lepas dari tema-tema sosial dan politik,” ujarnya dalam siaran pers yang kami terima. JRX melanjutkan, dalam album kali ini, SID akan sedikit melepas tema-tema sosial dan politik. Seperti diketahui, pada album-albun sebelumnya SID kerap mengangkat persoalan sosial dan kemanusiaan.

Kendati tak langsung menyuguhkan kritik-kritik sosial dan politik, namun persoalan sosial tetap disampaikan secara lebih halus dan menukik ke pribadi manusia. Seperti dalam singel “Brandal 2 Milyar,” misalnya, kuat dengan nuansa sosial yang disampaikan dengan pengalaman pribadi. “Memakai sudut pandang orang ketiga, juga terinspirasi kisah nyata; orang Bali berlomba jual tanah warisan & terlena euphoria new born millionaires. Mengejar mimpi semu rock n roll nya yang seringkali tak lebih dari kompetisi konyol status sosial. Deep inside he knows he’s not doing the right thing. Repent!” ungkapnya.

SID mengaku bahwa mereka tidak menyasar satu kelompok khusus lewat album ini. Mereka berharap album ini bisa diterima oleh semua kalangan. ‘Tiga Perompak Senja’ akan menjadi tonggak tersendiri dalam perjalanan musik SID. Album ini adalah perjalan untuk menjadi dewasa. Dibentuk sejak tahun 1995 silam, sebelumnya SID telah melepas 8 album penuh, 1 mini album, dan tergabung dalam sejumlah album kompilasi.