Setelah lebih dari sepuluh tahun vakum dari Industri musik Indonesia, kelompok pop jazz, Parkdrive memutuskan bersama untuk menemukan kembali jejak langkah mereka melalui singel baru bertajuk “Cahaya”. Singel ini ditulis dan dikomposisi oleh parkdrive pada akhir November 2016. Pada waktu itu, issue mengenai Gubernur Jakarta yang sedang menjabat terkait penistaan agama telah menciptakan sebuah suasana yang mencekam di seluruh Indonesia. Banyak masyarakat yang sampai hari ini merasa bahwa hasil akhir dari persidangan tersebut sangat tidak adil karena dipengaruhi dengan kepentingan- kepentingan politik, dengan menyangkut-pautkan hal SARA.



Semasa itu, kemarahan publik tidak dapat dielakan dan perasaan yang negative ada di mana-mana. Negara seperti terpecah belah, masyarakat dari kedua kubu cukup vokal dengan pendapat mereka, yang sering kali dibumbui dengan berbagai emosi. Keadaan yang menyentuh akibat insiden ini lah yang membuat para anggota band merasa terpanggil untuk berkumpul kembali dengan sebuah tujuan menciptakan sebuah karya yang bisa menyinari aura positif terhadap tragedi yang telah terjadi. Terlahirlah lagu “Cahaya”. Lagu ini berbicara tentang kesetaraan dan ‘harapan’ masa depan yang lebih baik. Di lagu ini Mikuni bekerjasama dengan Olive sebagai vokalis Parkdrive, menciptakan harmonisasi nada yang saling mengisi.

Cahaya di rilis di seluruh platform music digital pada bulan November 2018 dan juga menjadi salah satu lagu yang terpilih untuk album ost. A Man Called Ahok yang tayang di bioskop di bulan yang sama. Beberapa musisi juga terlibat dalam pembuatan lagu ‘Cahaya’ seperti Barry Likumahua & Kitut. Parkdrive yakin lagu ini akan membawa energy yang positif yang kuat terhadap para pendengarnya dan bisa diterima oleh semua pecinta musik.