Salah satu amunisi dengan bubuk mesiu aktif siap lepas landas dengan materi terbaru mereka. Nightfall, band yang terbentuk sejak tahun 2016 siap untuk bercerita lebih dalam dengan album mereka bertajuk “Toward to Harbour”. Memilih untuk memainkan genre post hardcore dengan sedikit bumbu emo pada lirik mereka menjadikan Nightfall sebagai amunisi berbahaya dari Pantura.



Berawal dari kompilasi dengan tajuk “Sambung Balung”, menjadi awal perkenalan mereka dengan kolektif Ruang Tengah yang berbasis di kota Pekalongan. Kompilasi ini membawa Nightfall bertemu dengan kawan – kawan Elbuba Store, Lucid, dan juga dengan Samstrong Records label rekaman yang menjadi distribusi album Nightfall saat ini. Salah satu single pertama yang mereka rilis ditahun 2017 berjudul “One Day” menjadi langkah awal keseriusan mereka akan jalan yang mereka pilih. One Day menceritakan tentang seseorang yang harus melupakan masa lalu dan bergegas untuk menghadapi kehidupan yang baru. Sementara itu, album Toward to Harbour lebih banyak bercerita tentang kehidupan yang dibalut dengan cinta, hingga diakhiri dengan kematian yang nantinya mengantarkan kepada kehidupan yang sesungguhnya.

Nightfall membutuhkan waktu 3 tahun untuk mengumpulkan materi – materi yang sangat jujur dari keresahan – keresahan gitaris yang juga merangkap sebagai vokalis mereka. Sementara itu, lama pengerjaan album ini memakan waktu sekitar 6 bulan, hal tersebut terkendala karena jarak salah satu personil mereka yang berbeda domisili dengan personil yang lain. Album ini mereka anggap sebagai karya mereka yang paling jujur selama mereka bermusik. Semua dapat terasa kala pertama mendengarkan 8 materi mereka secara penuh.

Toward to Harbour sudah dapat didengarkan secara detail dan juga meresapi setiap ambience hingga lirik yang mereka bangun, melalui kanal resmi Samstrong Records pada situs Bandcamp. Selamat mendengarkan Towardto Harbour, semoga kalian semua menikmati hingga akhir, dan bersiap menyambut hal – hal baru dalam hidup.