Salah satu garda groove death metal asal Bandung, Devormity saat ini sedang dalam tahap pengerjaan album kedua yang diberi judul “Sabda DEFORMASI” album ini akan menjadi album kedua mereka pasca album “Revolusi dan Agresi” pada tahun 2014. Setelah 5 tahun pasca album pertama dirilis dan sempat beberapa kali bongkar pasang personil serta mengalami masa sulit sepeninggal almarhum Raziv vokalis mereka, akhirnya band yang saat ini digawangi oleh Uci, Redda, Vey, dan Hilmi ini akan melanjutkan cerita dari album sebelumnya.

“Cerita di album kedua ini melanjutkan cerita di album pertama masih tentang peperangan, perjuangan dan kekuasaan. Kata Redda, drumer dari Devormity. “Terus tema di album “Sabda DEFORMASI” ini kami juga mencoba menceritakan masa depan, dimana dunia kini berada di zaman pasca perang nuklir dan air menjadi sumber daya utamanya, dari segi lirikal saya mencoba mengembangkan syair yang menjadi ciri khas almarhum Raziv lewat sindiran satir kepada penguasa". pungkas Uci yang saat ini mengisi posisi vokal Devormity.

Album kedua dari Devormity ini akan memuat sembilan track dan menariknya semua track disusun mengikuti alfabet kata DEFORMASI selain itu juga akan ada beberapa guest artist yang akan ikut berkolaborasi di album ini. Saat ini Devormity sedang menyelesaikan tahap rekaman di studio Masterplan Bandung. Band yang terbentuk pada tahun 2009 ini berencana merilis album “Sabda DEFORMASI” pada pertengahan 2019 dan menjadi hadiah 10 tahun mereka berkarya di jagad musik ekstrim Indonesia. Patut ditunggu karya terbaru dari Devormity ini.