Pernah melewati masa-masa sulit dalam hidupnya, lantas tidak membuat Yura Yunita berhenti berkarya. Jalan berliku-liku yang pernah dialaminya, justru menjadi titik balik bagi Yura Yunita untuk kembali bangkit dan melanjutkan merakit mimpi-mimpinya. Dalam segala keterbatasan yang ada, Yura Yunita berhasil menjadi pribadi yang kuat dan konsisten dalam mengejar mimpi-mimpinya.


Lagu “Merakit” yang terdapat dalam album dengan judul yang sama, menjadi gambaran yang nyata bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih cita-cita. Yura Yunita begitu tergugah hatinya untuk menciptakan lagu “Merakit” setelah bertemu dengan teman-teman penyandang tuna netra dari Yayasan Wiyata Guna di Bandung. “Bagi saya, teman-teman penyandang disabilitas adalah individu – individu hebat yang mampu bangkit dari segala keterbatasan yang mereka miliki”. Setelah saya mengenal mereka, saya tergerak untuk menciptakan sebuah lagu yang mampu menguatkan. Tentang semangat, tentang keberanian, tentang bangun dari keterpurukkan. Terciptalah lagu “Merakit” yang selalu menjadi pengingat bahwa menyerah bukanlah pilihan dalam hidup.”

Dalam video musik “Merakit”, Yura Yunita berkolaborasi bersama Raditya Bramantya, sutradara dari Jogjakarta. Video musik “Merakit” diharapkan mampu menerjemahkan cerita dan kata-kata, menjadi rangkaian gambar yang memberikan begitu banyak semangat dan kekuatan. Dalam video musik “Merakit” tergambar dengan jelas bahwa teman-teman penyandang disabilitas merupakan individu-individu yang selalu konsisten dalam mengejar mimpi mereka. Yura Yunita ingin menunjukkan bahwa dengan segala keterbatasan yang ada, kita bisa meraih apa yang diinginkan. Selain itu, dalam video musik “Merakit” juga terlihat bahwa keterlibatan dan dukungan dari kita semua, bisa membuat teman-teman disabilitas berhak mendapatkan hak yang sama. Video musik “Merakit” resmi dirilis pada 8 Februari 2019.