Kuartet emo asal Malang, Beeswax kembali dengan rilisan terbaru mereka berjudul “Pills”. Single yang dilepas di berbagai gerai digital mulai tanggal 8 Februari 2019 ini menandakan kembali produktifnya grup ini selepas merilis album “Saudade” tahun lalu. Setelah mengunggah cuplikan single ini lewat video singkat minggu lalu, akhirnya “Pills” hadir di ruang dengar kita semua.

Diciptakan oleh Bagas Yudhiswa, motor sekaligus vokalis/gitaris dari Beeswax, “Pills” terinspirasi oleh kisah cinta yang berakhir tragis. Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada patah hati tanpa bisa mengucapkan selamat tinggal kepada orang terkasih secara langsung. Melalui beberapa pesan singkat, hubungan yang telah dibina kandas begitu saja.

Lagu ini awalnya merupakan materi pribadi dari Bagas yang pernah diunggah melalui Soundcloud, sebelum dijadikan materi terbaru dari Beeswax. Secara musikalitas, “Pills” banyak terpengaruh oleh sound dari album perdana Copeland “Beneath The Medicine Tree”. Elemen alat musik lain yang sebelumnya abstain dari eksplorasi musik Beeswax seperti brass, string, dan piano kali ini dimunculkan lewat single terbaru mereka. Dibantu dengan mixing dari Mahatamtama dari Coldiac, lagu ini terdengar lebih solid dan megah apabila dibandingkan dengan rilisan Beeswax terdahulu.

Dirilis di awal tahun ini, jadwal Beeswax selama 2019 akan cukup padat dengan target perilisan single setiap beberapa bulan sekali, hingga album split dengan band asal Singapura dan Malaysia. Band ini juga berharap album keempat mereka akan lahir di tahun ini. Rilisan terbaru Beeswax hingga seterusnya akan dilepas dan diproduksi oleh label rekaman Yallfears, yang merupakan evolusi dari Fallyear Records. Selepas perilisan single “Pills”, akan ada materi lain berupa video klip yang akan dirilis dalam waktu dekat. Beeswax juga sudah tidak sabar untuk menyapa para pendengarnya melalui gigs yang semoga akan lebih sering dilaksanakan tahun ini di lebih banyak kota di Indonesia. Selamat menikmati “Pills” dan merangkul kisah sakit hati.