Setelah sempat “vakum” selepas merilis debut album The Sun Has Set pada 2014 lalu, singer-songwriter asal Bandung Munthe kembali merilis karya terbarunya bertajuk “Home”. Sesuai judul lagunya, “Home” bercerita mengenai perasaan seseorang yang telah merantau jauh dan merindukan suasana rumah yang memberikan kehangatan dan kenyamanan. Dirilis bertepatan dengan mudik lebaran, Munthe menegaskan bahwa perasaan rindu akan kampung halaman adalah sesuatu yang menjadi kultural di Indonesia. “Lagu ‘Home’ itu bercerita tentang perjalanan pulang dari suatu tempat di mana seseorang yang jauh dari rumah. Orang-orang yang merantau yang merindukan nuansa rumah, suasananya, atmosfernya, tempatnya, serta orang orang terdekat yang selalu memberikan semangat dan doa di kala kita jauh dari rumah dan bekerja keras demi mereka. Sehingga itu yang saya lihat mengenai orang orang yang bermudik. Mereka yang bermudik tentu memiliki rasa rindu, semangat serta rasa ‘excitement’ untuk setelah tidak bertemu dalam waktu yang lama,” ujar Munthe.

Meski bagi Munthe, “Home” sendiri tak melulu diartikan sebagai sesuatu yang bersifat fisik dan materiil. Tapi, sejatinya, rumah itu adalah sejumput perasaan yang membuat kita merasa aman, hangat, intim, dan nyaman. Rumah itu berbicara tentang perasaan. “’Home’ juga bisa menjadi ‘ruang’ yang tidak selalu hanya ‘rumah’. Tetapi bisa juga menjadi perasaan saat kita bersama orang-orang terdekat, ataupun tempat yang di mana kita merasakan hal hal yang membuat kita merasa aman dan nyaman, seperti saat kita sedang berada di alam sekalipun,” kata Munthe menjelaskan filosofis dari “Home”.

Lagu “Home” dibuat oleh Munthe berawal dari sebuah proyek iklan bersama produser musik Dissa Kamajaya. Munthe mengisi backsound iklan yang bercerita tentang mudik. Lewat “Home” inilah Munthe menegaskan perasaan rindu untuk orang yang tak punya kampung halaman seperti dirinya. “Ketika Lebaran kan semua orang sibuk untuk mudik, nah, saya sendiri nggak punya kampung halaman. Jadi gak pernah mendapatkan excited-nya mudik. Saya coba tuangkan perasaan saya itu lewat lagu ‘Home’,” lanjut Munthe.

Berawal dari proyek iklan tersebut akhirnya produser Dissa Kamajaya mengolahnya menjadi sebuah lagu utuh. Rencananya lagu “Home” ini sendiri menjadi jembatan untuk rilis mini album terbaru Munthe nantinya. Lagu “Home” sedikit berbeda dengan signature dari karya-karya musik Munthe yang sangat kental dengan nuansa pop/balada elektronik. Balutan musik pop-rock dengan sentuhan folk masih menjadi kekuatan utama Munthe pada lagu “Home” ini. Meski ada sedikit sentuhan ambient yang membuat lagu menjadi lebih terasa emosionil. Perasaan rindu akan “rumah” tersebut dikemas menjadi sebuah lagu balada akustik yang cenderung murung bahkan galau.

Karena, menurut Munthe, dia mencoba mengekspresikan kerinduan tersebut menjadi sangat kontemplatif. “Kita tentu akan mengingat kenangan-kenangan saat merindukan seseorang atau suatu tempat yang berkesan bagi kita. Kenangan indah sekalipun akan membuat kita menangis terharu ataupun menangis karena bahagia. Sehingga nuansa murung dan galau hadir di dalam lagu ini,” cerita Munthe.

Proses pembuatan lagu “Home” ini dibuat pada 23 Maret 2019, meski gambaran sketsa awalnya sudah ada dalam bentuk backsound iklan setahun lalu. Lagu “Home” ini juga dibantu oleh HinHin Agung Daryana dari band metal Nectura untuk mengisi beberapa bagian gitar. Produser Dissa Kamajaya memberikan nuansa lagu menjadi lebih kaya dengan fill modular dan ambient sehingga nuansa kemurungan bisa lebih terasa. Lagu ini juga dalam pengerjaan mixing dan mastering dilakukan oleh Indra Qadarsih dari BIP. Selama kurang lebih dalam waktu dua bulan lagu yang semula sebuah backsound iklan kini menjadi satu lagu utuh.

Setelah hampir empat tahun sejak dirilisnya album pertama The Sun Has Sunset (2014), Munthe telah merilis beberapa single sebelumnya seperti “Life is Beautiful” dan Free Fall”. Setelah hampir empat tahun tidak merilis karya album, momen rilisnya “Home” ini diharapkan akan menjadi pemantik akan rilisnya karya-karya lagu lainnya dari Munthe sebelum nanti dikemas dalam bentuk album yang direncanakan akan selesai pada akhir 2019 nanti. Kita nantikan saja album terbaru Munthe!