Petra Joshua Sihombing, lahir pada tanggal 10 April 1992. Seorang penyanyi – penulis lagu, multi-instrumentalis, dan produser musik yang pada tahun 2013 merilis single berjudul “Mine” yang berhasil menembus 3 juta penonton di Youtube. Setelah 2 tahun rehat, Petra Sihombing kembali merilis sebuah EP berjudul “Verdict Victim” tahun 2015 dan ia menemukan bunyi bunyian baru dan gaya menulis lagu.

Biji adalah sebuah single yang mengangkat isu orang orang yang hanya berani di sosial media, lagu ini merupakan kelanjutan dari “Cerita Kita Milik Semua” yang menggambarkan betapa mudahnya kita membubuhkan pendapat negatif tanpa perlu memikirkan akibat dari hasil postingan tersebut dan serta-merta mengabaikan banyak hal yang bersifat normatif.

Sama halnya dengan kolaborasinya bersama Hindia di lagu “Dehidrasi”, mereka memiliki pandangan yang sama di era ini tentang netizen yang asal bicara. Petra Sihombing ingin mengajak kita sejenak untuk menikmati sore tanpa ada gangguan dari Sosial Media. Di rilisan kali ini Petra kembali mengajak kita untuk melakukan detoks digital atau rehat sejenak dari media sosial dengan cara bercocok tanam. Ia akan mengirimkan paket yang berisikan Biji Bunga matahari kepada media dan rekan musisi. “Lagu ini seperti pembelajaran buat gue, disaat belajar sesuatu yang baru janga diterima sebiji-bijinya diambil juga yang bergunanya”, ujar Petra.

Petra Sihombing kini memproduseri beberapa rekan musisi lainya seperti Tulus, Hindia, Sivia Azizah, Kunto Aji, Ben Sihombing, Coldiac dan Diastika. Di sela kesibukanya, Petra terus menciptakan karya untuk solo karirnya, kemudian terciptalah album berjudul “1/4” pada tahun 2014 dengan lagu yang menjadi andalan yaitu “Nirmala”, “1992”, “Bad Lover” dan “Take It or Leave It” yang berkolaborasi dengan Incognito.