Setelah hampir dua tahun tidak merilis materi baru, di penghujung tahun 2019 ini kelompok emo kota Bandung yang digawangi oleh Yas Budaya (vokal), Balum (gitar), Ubey (bass), dan Athink (drum), Alone At Last mengejutkan para penggemarnya dengan merilis singel anyar bertajuk “Renegade”.

Dari segi musik, di single terbaru ini Alone At Last seakan menemukan racikan yang pas untuk musik mereka setelah masuknya Balum di posisi gitar. Pasca masuknya Balum, Alone At Last sendiri sempat mengeluarkan single bertajuk “Bertahan Melawan” pada tahun 2017 lalu, dimana single tersebut mengundang banyak komen mengenai musik AAL yang tiba-tiba berubah menjadi sangat progressive. di single RENEGADE ini seolah merupakan titik tengah antara warna musik AAL sebelumnya dengan style Balum yang bisa dibilang guitar oriented.

Dari segi lirik, Menurut Yas sendiri single ini bercerita tentang seseorang yang beku hatinya, penuh kebencian, penghianat, tak ada ruang untuk orang lain berkeluh kesah atau bahkan menjadi sahabat dalam hidupnya, RENEGADE adalah sosok yang dibenci semua orang karena sarkas dan ketidak pekaannya dia dengan keadaan disekitarnya, begitu bencinya ia dengan apapun yang ada disekitarnya, penderitaan orang lain adalah kebahagiaan untuknya. Seiring waktu semua menjadi terbalik ketika sang RENEGADE menemukan pandora yang merubah hidupnya, sebuah pintu kegelisahan dan penyesalan akan semua perbuatan buruk dimasa lalu yang ia lakukan dan ia rubah semuanya 180 derajat dan menjadi sosok yang lebih baik meski sifat buruknya masih ada bersamanya, ketika ia berubah untuk lebih baik, orang-orang yang membencinya merasa curiga dan tak menerima dengan perubahannya, saatnya renegade berjuang untuk membuktikan bahwa ia bisa berubah meski dengan cara yang kaku dan berbalik dicela dengan perubahannya, lagu ini adalah untuk para RENEGADE yang berusaha keras untuk menjadi lebih baik meski dengan cara yang kaku.

Di acara Hearing Session kemarin, Alone At Last juga mengatakan perilisan single ini merupakan agenda pertama dari Alone At Last sampai akhirnya perilisan album di bulan April 2020 nanti. Menurut Alone At Last sendiri agenda-agenda sampai perilisan album nanti akan lebih menitik beratkan untuk para Stand Alone Crew (sebutan untuk para fans Alone At Last), “…salah satu bentuk apresiasi yang bisa kami (band) berikan kepada para Stand Alone Crew yang sudah selalu support Alone At Last selama ini..” tutur Balum menambahkan.