Tag

music

News

Scaller Refleksikan Perjalanan Selama Setahun Melalui “North Star”

Setelah merilis album perdana Senses di 2017, duo alternative Scaller akhirnya merilis singel terbaru berjudul “North Star”. Tema lirik yang diangkat cukup personal, sehubungan dengan perjalanan mereka selama setahun. ‘North Star’ adalah salah satu lagu yang dibuat SCALLER ketika mereka mengisolasikan diri mereka di Ubud, Bali selama setahun pada 2018 silam. Duo yang digawangi oleh Reney Karamoy dan Stella Gareth itu mencoba merefleksikan apa yang mereka alami selama satu tahun dalam lagu tersebut. Isi lirik yang bercerita tentang penemuan kembalinya sebuah tujuan, kritik terhadap diri sendiri dan pengejaran karya kehidupan yang menuju ke sebuah titik cerah.

Continue reading
News

Susuri Lorong Gelap Kehidupan Lewat Single Terbaru Tiderays “At The Eleventh Hour”

Mengakomodir kegundahan dan rasa pilu menjadi komposisi musik, Tiderays coba meletakan perspektif dalam menghadapi momen-momen sukar di lagu “At the Eleventh Hour”. Dirilis bersama dengan video musik, Selasa (6/11/2019), lagu terbaru milik kuartet cadas asal Semarang ini diambil dari album debut bertitel 401 yang akan rilis di bawah bendera Samstrong Records, Juli mendatang. “Adapun 401 adalah akronim dari For No One; Nihil dan tak bertuan. Bebas saja jika ingin mengaitkan dengan paradigma Nihilisme milik Nietzche. Toh, pada akhirnya, kita juga saling tak punya kesepakatan siapa tuan dari berbagai permasalahan,” terang gitaris band, DF Ahmad.

Continue reading
News

Memaknai Pancasila Sebagai Dasar Pedoman Sosial Antar Manusia, With This Fake Rilis Single “MAKNA”

Tanggal 1 Juni kemarin di tandai sebagai hari lahirnya pancasila With This Fake memperingati hari tersebut dengan merilis single bertajuk “MAKNA”. Setelah merilis Video klip bertajuk Gravity fall pada bulan November 2018. Kuintet Metalcore asal Denpasar Bali ini mendasari pemikiran atas “MAKNA” dari keresahan yang muncul dari media media dan kehidupan sehari hari yang hampir setiap hari diisi dengan pemusuhan, kebencian dan banyak hal negatif dan mulai meninggalkan pedoman penting sebagai masyarakat yang beradab.

Continue reading
News

Bergabung Di Bawah Bendera Disaster Records, M.U.C.K Panaskan Moshpit Dengan “Haram”

Skema musik underground Kota Bandung kembali dibuahi oleh kemunculan kembali M.U.C.K yang menyuguhkan visualisasi terbaru dari single terbaru mereka yang bertajuk “HARAM” yang akan menjadi hentakan awal untuk album mereka yang berjudul “ELVES” yang akan disebar di tahun ini dan masih melanjutkan kerjasama dengan Disaster Records sebagai label rekamannya.

Continue reading
News

Ceritakan Tentang “Homesick”, Munthe Kembali Lewat Lagu “Home”

Setelah sempat “vakum” selepas merilis debut album The Sun Has Set pada 2014 lalu, singer-songwriter asal Bandung Munthe kembali merilis karya terbarunya bertajuk “Home”. Sesuai judul lagunya, “Home” bercerita mengenai perasaan seseorang yang telah merantau jauh dan merindukan suasana rumah yang memberikan kehangatan dan kenyamanan. Dirilis bertepatan dengan mudik lebaran, Munthe menegaskan bahwa perasaan rindu akan kampung halaman adalah sesuatu yang menjadi kultural di Indonesia.

Continue reading
News

Terbang ke Jepang, Moment Perdana Ping Pong Club Di Ranah Internasional

Ping Pong Club merilis single ‘Skylight’ pada di bulan Agustus 2018. Single yang menarik perhatian publik kepada unit indie pop-electro pop asal Bandung ini pun tak lama kemudian dirilis secara eksklusif di Jepang pada tahun yang sama. Hal ini menjadi pintu pembuka bagi Ping Pong Club untuk menarik perhatian penikmat musik di negeri sakura. Bulan Juni ini akan menjadi moment dimana Ping Pong Club dapat memasarkan lebih luas lagi karya-karya mereka di Jepang, karena mereka mendapat kesempatan untuk menyapa dan membawakan secara langsung musik-musik Ping Pong Club disana.

Continue reading
News

Amati Perseteruan Warganet, Christabel Annora Rilis “Debat Kusir”

Wahai warganet di luar sana, masih sering bertengkar lewat media sosial tanpa kenalkompromi? Bisa jadi kamu sedang terlibat“Debat Kusir”,yang dijadikan tema dari single terbaru Christabel Annora yang berjudul sama. Solois dan pianis yang telah merilis “Menunggu Pagi” beberapa waktu lalu, kembali menelurkan karya terbarunya di tanggal 19April 2019 lewat berbagai gerai streaming digital. Perilisan lagu ini memang berdekatan dengan pemilihan umum di Indonesia dan para pendengar pasti mengira persaingan politik antar dua kubulah yang menyebabkan single ini lahir.

Continue reading
News

Dalam rangka Hari Bumi, Supersoda dan TrashTock rilis single ‘Sampah Plastik”

Supersoda bersama dengan  TrashStock Bali merilis secara online, single “Sampah Plastik” untuk memperingati Hari Bumi atau Earth Day yang jatuh pada tanggal 22 April lalu. “Apa yang kami kontribusikan tentunya masih jauh dari cukup, Namun kami mencoba menyebarkan self reminder ke masyarakat mengenai bahaya sampah plastik,” ujar Windu, vokalis/ kibordis Supersoda.

Single ini merupakan bagian dari program edukasi TrashStock Bali. TrashStock sendiri adalah sebuah gerakan non profit yang memperjuangkan kesadaran masyarakat akan bahaya sampah plastik. TrashStock  kerap melakukan program edukasi seperti festival musik, talkshow, workshop, pameran kesenian, pembersihan sungai dan pantai, serta senantiasa menjalin kerjasama dengan para pecinta lingkungan.

“Ada banyak cara untuk melakukan edukasi mengenai sampah plastik. Selain talkshow, workshop dan bersih-bersih sungai, kami juga mengedukasi lewat karya seni, pembacaan dongeng untuk anak-anak, hingga juga buku bacaan bertemakan lingkungan,” papar Hendra Arimbawa, co-founder TrashStock Bali.

TrashStock juga dikenal akan konsistensinya menyelenggarakan festival musik tahunan, TrashStock Festival, dengan mengundang musisi lokal dan nasional. “Kami sangat mengapresiasi keterlibatan dari pihak manapun, termasuk para musisi yang tampil secara sukarela di TrashStock Festival. Tahun ini, kami memutuskan untuk mengajak salah satu band, Supersoda untuk berkontribusi dalam karya musik,” tambah Julien Goalabre, yang juga co-founder TrasStock.

Dalam lagu bergenre space rock ini, para relawan dari TrashStock juga ikut dilibatkan saat menyanyikan bagian refrain. Proses produksi dilakukan secara kejar tayang selama seminggu di Antida Studio, Denpasar. Supersoda terdiri dari Windu (vokal/ keyboard), Gusdek (drum & perkusi), dan Dimas (bass).

Continue reading